Kata Mutiara dan Kalimat Pembangkit Gelora Nasionalisme Presiden Soekarno

 

Kata Mutiara dan Kalimat Pembangkit Gelora Nasionalisme Presiden Soekarno

  1. “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno)
  2. “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno
  3. “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)
  4.  “……….Bangunlah  suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno)
  5.  “Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)
  6.  “Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)
  7.  “Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”.  ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)
  8.  “Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)
  9.  “Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang  mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)
  10.  “Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)
  11. “Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)
  12. “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)
  13. “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)
  14. “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)
  15. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Motivasi Nasionalisme, Presiden Soekarno | Meninggalkan komentar

Calon Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Terbaik Tahun 2012 Versi Korando

Calon Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Terbaik Tahun 2012 Versi Korando

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia berikutnya akan diselenggarakan pada tahun 2014. Ini akan menjadi pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia, dan bagi presiden yang terpilih akan mempunyai jabatan tersebut pada jangka waktu sampai lima tahun. Kewajiban Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara konstitusional dilarang ikut untuk ketiga kalinya dalam pemilu.

Meski masih dalam beberapa tahun lagi tampaknya beberapa kelompok partai politik sudah mengelus-elus jagonya. Bahkan terdapay beberapa orang secara individu telah mulai berani berambisi untuk meraih RI-1 tersebut. Namun meski mereka bera,bisi

Indonesia akan memakai e-voting dengan harapan menerapkan sebuah sistem baru dalam pemilihan umum.Keutamaan dari penggunaan sistem e-voting adalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang diharapkan akan segera disiapkan pada tahun 2012 secara nasional dan telah dicoba di enam kabupaten/kota yakni Padang (Sumatera Barat), Denpasar (Bali), Jembrana (Bali), Yogyakarta (Jawa), Cilegon (Jawa Barat) and Makassar (Sulawesi Selatan).

Calon Pasangan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia Terbaik Tahun 2012 Versi Korando

  1. Calon Presiden Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia, mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara dan Calon wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, mantan Wakil presiden
  2. Calon Presiden Prabowo Subianto, mantan Komandan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) dan kandidat Wakil Presiden 2009 dan Calon wakil Presiden  Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia, mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia
  3. Calon Presiden Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar dan Calon wakil Presiden Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
  4. Calon Presiden Wiranto, mantan Panglima TNI, kandidat Presiden 2004, dan kandidat Wakil Presiden 2009 dan Calon wakil Presiden  Soetiyoso, Bekas Gubernur DKI Jakarta
  5. Calon Presiden Mahfud MD, Ketua Umum Mahkamah Konstitusi Indonesia dan Calon wakil Presiden  Sutanto, Bekas Kepala Badan Intelijen Negara
  6. Calon Presiden Jenderal Pramono Edhie Wibowo Kepala Staf Angkatan Darat dan Calon wakil Presiden  Boediono, Wakil Presiden menjabat, mantan Gubernur Bank Indonesia

 

 

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Presiden Masa Depan | Tag | Meninggalkan komentar

Calon Presiden Indonesia Tahun 2012 Versi Korando

Calon Presiden Indonesia Tahun 2012 Versi Korando

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia berikutnya akan diselenggarakan pada tahun 2014. Ini akan menjadi pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia, dan bagi presiden yang terpilih akan mempunyai jabatan tersebut pada jangka waktu sampai lima tahun. Kewajiban Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara konstitusional dilarang ikut untuk ketiga kalinya dalam pemilu.

Meski masih dalam beberapa tahun lagi tampaknya beberapa kelompok partai politik sudah mengelus-elus jagonya. Bahkan terdapay beberapa orang secara individu telah mulai berani berambisi untuk meraih RI-1 tersebut. Namun meski mereka bera,bisi

Indonesia akan memakai e-voting dengan harapan menerapkan sebuah sistem baru dalam pemilihan umum.Keutamaan dari penggunaan sistem e-voting adalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang diharapkan akan segera disiapkan pada tahun 2012 secara nasional dan telah dicoba di enam kabupaten/kota yakni Padang (Sumatera Barat), Denpasar (Bali), Jembrana (Bali), Yogyakarta (Jawa), Cilegon (Jawa Barat) and Makassar (Sulawesi Selatan).

Calon Presiden Indonesia Terbaik Tahun 2012 Versi Korando

  1. Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia, mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara
  2. Muhammad Jusuf Kalla, mantan Wakil presiden
  3. Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia, mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia
  4. Prabowo Subianto, mantan Komandan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) dan kandidat Wakil Presiden 2009
  5. Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar
  6. Wiranto, mantan Panglima TNI, kandidat Presiden 2004, dan kandidat Wakil Presiden 2009
  7. Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
  8. Mahfud MD, Ketua Umum Mahkamah Konstitusi Indonesia
  9. Sutanto, Bekas Kepala Badan Intelijen Negara
  10. Jenderal Pramono Edhie Wibowo Kepala Staf Angkatan Darat
  11. Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia
  12. Boediono, Wakil Presiden menjabat, mantan Gubernur Bank Indonesia
  13. Soetiyoso, Bekas Gubernur DKI Jakarta
  14. Anas Urbaningrum, Ketua Umum Partai Demokrat Indonesia
  15. Evert Ernest Mangindaan, Menteri Perhubungan, Bekas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras
  16. Muhamad Nuh, menteri pendidikan dan kebudayaan kabinet Indonesia Bersatu I
  17. Aburizal Bakrie – Pengusaha, politisi Terkaya dan Ketua Umum Golongan Karya
  18. Joko Suyanto, Marsekal (Purn) Djoko Suyanto, Menko Politik Hukum dan Keamanan
  19. Sinyo H Sarundajang Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, memeroleh penghargaan sebagai gubernur terbaik dan berprestasi di ajang penganugerahan GATRA Award 2011.
  20. Abraham Samad, Ketua KPK tahun 2012 – 2015
  21. Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sultan Yogyakarta
  22. Agus Martowardoyo, menteri Ekonomi Yang baru Bekas Direktur Bank Mandiri
  23. Marty Natalegawa, menteri Luar Negeri
  24. Gamawan Fauzi Menteri Dalam Negeri
  25. Joko Widodo, Walikota Solo. kandidat Walikota Terbaik Dunia

Kandidat Lainnya

  1. Jero Wacik, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang baru bekas menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
  2. Agung Laksono , MenkoKesra
  3. Suryadharma Ali, Menteri Agama dan ketua PPP
  4. Tifatul Sembiring, Presiden PKS Menteri Komunikasi dan Informasi
  5. Peter Sondakh Pemilik Rajawali Citra salah satu orang terkaya di indonesia dengan kekayaan 2,4 miliar dollar AS, Posisi ke-5 Indonesia dan ke 488 Orang Terkaya Sejagat
  6. Jenderal TNI George Toisutta, Bekas Tifatul Sembiring, Presiden PKS dan menteri komunikasi dan informasi
  7. Said Aqil Siradj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU
  8. Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur DIY Yogjakarta
  9. Muhaimin Iskandar. Ketua Partai Kebangkitan Bangsa dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  10. Din Syamsuddin Ketua Muhammadiyah
  11. Djoko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum Kabinet Persatuann II
  12. Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia
  13. Bambang Widjajanto, Pimpinan KPK tahun 2012 – 2015
  14. Andi Malangrangeng, Menpora
  15. Marzuki Alie, Ketua DPR periode 2009 – 2014
  16. Timur Pradopo, Kapolri
  17. Agus Suhartono, Panglima TNI
  18. Basrief Arief, Jaksa Agung
  19. Profesor Dani Indrayana. Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, bekas staf khusus hukum presiden
  20. Kristiani Herawati, saat ini sebagai Ibu Negara Indonesia
  21. Edhie Baskoro Yudhoyono, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Indonesia
  22. Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden
  23. Surya Paloh, Ketua Umum ormas Nasional Demokrat, pendiri MetroTV
  24. Puan Maharani, Partai Demokrasi indonesia Perjuangan

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Presiden Masa Depan | Tag | Meninggalkan komentar

Wakil Presiden Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Indonesia Versi Korando

Wakil Presiden Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Indonesia Versi Korando

Wakil Presiden adalah jabatan pemerintahan yang berada satu tingkat lebih rendah daripada Presiden. Biasanya dalam urutan suksesi, wakil presiden akan mengambil alih jabatan presiden bila ia berhalangan sementara atau tetap. Di Indonesia dan negara-negara Amerika Latin, wakil presiden dipilih langsung oleh warga negara dan merupakan satu paket dengan presiden. Dalam sistem pemilihan umum lain, jabatan wakil presiden dapat juga diserahkan pada kandidat yang memperoleh suara kedua terbanyak, atau ditunjuk langsung oleh presiden.

Wakil Presiden umumnya ditetapkan oleh konstitusi oleh suatu negara untuk mendampingi sang presiden jika presiden menjalankan tugas-tugas kenegaraan di negara lain atau jika presiden menyerahkan jabatan kepresidenan baik pengunduran diri atau halangan dalam menjalankan tugas seperti misalnya mengalami kematian saat menjabat presiden.

Wakil Presiden Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Indonesia Versi Korando

Wakil Presiden

Mulai menjabat

Selesai menjabat

1. Bacharuddin Jusuf   Habibie

11 Maret 1998

21 Mei 1998

2. Muhammad Jusuf Kalla

20 Oktober 2004

20 Oktober 2009

3. Mohammad Hatta

18 Agustus 1945

19 Desember 1948

4. Adam Malik

23 Maret 1978

11 Maret 1983

5. Hamengkubuwana IX

24 Maret 1973

23 Maret 1978

6. Try Sutrisno

11 Maret 1993

11 Maret 1998

7. Soedharmono

11 Maret 1988

11 Maret 1993

8. Umar Wirahadikusumah

11 Maret 1983

11 Maret 1988

9. Hamzah Haz

26 Juli 2001

20 Oktober 2004

10. Megawati   Soekarnoputri

20 Oktober 1999

23 Juli 2001

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Wakil Presiden | Tag | Meninggalkan komentar

Wakil Presiden Indonesia dari Masa ke Masa

Wakil Presiden Indonesia dari Masa ke Masa

Wakil Presiden adalah jabatan pemerintahan yang berada satu tingkat lebih rendah daripada Presiden. Biasanya dalam urutan suksesi, wakil presiden akan mengambil alih jabatan presiden bila ia berhalangan sementara atau tetap. Di Indonesia dan negara-negara Amerika Latin, wakil presiden dipilih langsung oleh warga negara dan merupakan satu paket dengan presiden. Dalam sistem pemilihan umum lain, jabatan wakil presiden dapat juga diserahkan pada kandidat yang memperoleh suara kedua terbanyak, atau ditunjuk langsung oleh presiden.

Wakil Presiden umumnya ditetapkan oleh konstitusi oleh suatu negara untuk mendampingi sang presiden jika presiden menjalankan tugas-tugas kenegaraan di negara lain atau jika presiden menyerahkan jabatan kepresidenan baik pengunduran diri atau halangan dalam menjalankan tugas seperti misalnya mengalami kematian saat menjabat presiden.

Daftar Wakil Presiden Indonesia dari Masa ke Masa

No.

Wakil Presiden

Mulai menjabat

Selesai menjabat

Presiden

1

Mohammad Hatta

18 Agustus 1945

19 Desember 1948

Soekarno

Lowong

19 Desember 1948

13 Juli 1949

Syafruddin Prawiranegara
(Ketua PDRI)

Mohammad Hatta

13 Juli 1949

27 Desember 1949

Soekarno

Lowong

27 Desember 1949

15 Agustus 1950

Soekarno
(Presiden RIS)

Assaat
(Pemangku Sementara
Jabatan Presiden RI)

Mohammad Hatta

15 Agustus 1950

1 Desember 1956

Soekarno

Lowong

1 Desember 1956

22 Februari 1967

22 Februari 1967

27 Maret 1968

Soeharto
(Pejabat Presiden)

27 Maret 1968

24 Maret 1973

Soeharto

2

Hamengkubuwana IX

24 Maret 1973

23 Maret 1978

3

Adam Malik

23 Maret 1978

11 Maret 1983

4

Umar Wirahadikusumah

11 Maret 1983

11 Maret 1988

5

Soedharmono

11 Maret 1988

11 Maret 1993

6

Try Sutrisno

11 Maret 1993

11 Maret 1998

7

Bacharuddin Jusuf Habibie

11 Maret 1998

21 Mei 1998

Lowong

21 Mei 1998

20 Oktober 1998

Bacharuddin Jusuf Habibie

8

Megawati Soekarnoputri

20 Oktober 1999

23 Juli 2001

Abdurrahman Wahid

9

Hamzah Haz

26 Juli 2001

20 Oktober 2004

Megawati Soekarnoputri

10

Muhammad Jusuf Kalla

20 Oktober 2004

20 Oktober 2009

Susilo Bambang Yudhoyono

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Wakil Presiden | Meninggalkan komentar

Presiden Indonesia Yang Paling Bepengaruh Sepanjang Sejarah Indonesia Versi Korando

Presiden Indonesia Yang paling Bepengaruh Sepanjang Sejarah Indonesia Versi Korando

Jenderal Besar Soeharto dinobatkan Korando sebagai kepala negara yang paling berhasil berpengaruh sepanjang sejarah Indonesia. Hasil survey  yang dlakukan oleh Setara Institute dan Indobarometer sebelumnya  juga menunjukkan Soeharto presiden terbaik di Indonesia. Mengapa Soeharto dijadikan rakyat sebagai presiden terhebat ?  Tidak dipungkiri Soeharto sangat berjasa dan prestasinya membangun bangsa ini patut diberi apresiasi tinggi. Soeharto dengan segala kelebihan dan kelemahannya namanya telah terpatri dalam otak rakyat sebagai manusia dewa yang hebat dan tidak pernah salah. Hal ini didukung oleh penggiringan opini media masa saat itu yang sedang terbelenggu. Bila Soeharto hidup dan memerintah di era reformasi ini mungkin kehebatan Soeharto akan menjadi lain.

Penelitian yang dilakukan setara institute ini dilaksanakan tanpa ada paksaan maupun intervensi terhadap para responden. Dalam survey, masyarakat diminta mengisi jawaban terhadap apa yang dirasakan selama 66 tahun mengenyam kemerdekaan. Sebanyak 64,6 persen responden memilih Soeharto sebagai presiden paling berhasil mensejahterakan rakyat. Presiden Soekarno berada di posisi kedua dengan jumlah responden. yang memilih sebanyak 13,6 persen. Urutan ketiga, ditempati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebanyak 9,9 persen. Presiden Abudrahman Wahid dipilih oleh 5,5 persen responden, Presiden Megawati Soekarnoputri dipilih oleh 2,5 persen orang, sedangkan Presiden B.J. Habibie dipilih 1,7 persen orang. Sekitar 2,1 persen responden yang tak menjawab pertanyaan tersebut.

Inilah Presiden Indonesia Yang paling Bepengaruh Sepanjang SejarahjIndonesia

1. Jenderal Besar TNI Purn. Haji Muhammad Soeharto

Jend. Besar TNI Purn. Haji Muhammad Soeharto adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998), menggantikan Soekarno. Di dunia internasional, terutama di Dunia Barat, Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer “The Smiling General” (“Sang Jenderal yang Tersenyum”) karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan. SDoeharto donobatkan sebagai presiden paling berpengaruh sepanjang sejarah Indonesia karena memimpin negeri ini hingga hampir 35 tahun lamanya. Kepemimopinannya yang tegas dan keras ternyata membuat Indonesia menjadi bangsa yang aman, stabil dan dapat melakukan pembangunan dengan baik.

Sebelum menjadi presiden, Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Setelah Gerakan 30 September, Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. Operasi ini menewaskan lebih dari 500.000 jiwa. Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan dari Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968. Ia dipilih kembali oleh MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei tahun tersebut, menyusul terjadinya Kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa. Ia merupakan orang Indonesia terlama dalam jabatannya sebagai presiden. Soeharto digantikan oleh B.J. Habibie.

Banyak faktor yang mempengaruhi mengapa Soeharto dianggap sebagian besar rakyat sebagai presiden terhebat. Sebenarnya tidak mudah untuk menilai prestasi dan kehebatan seorang presiden yang telah memerintah. Setiap presiden yang ada,  jaman dan tantangan yang dihadapi berbeda. Tetapi selain berbagai prestasinya, Soeharto menjadi sangat hebat karena saat itu masyarakat telah terpatri otaknya dengan pecitraan presiden yang tidak mempunyai kecacatan dan selalu benar. Hal itu terjadi karena pengaruh media masa yang memposisikan Soeharto adalah seorang dewa yang tidak pernah salah.

Memang tidak bisa dipungkiri kehebatan Soeharto dalam memimpin hampir 32 tahun. Soeharto, melakukan pembangunan secara rinci dari tahap ke tahap.  Tahapan awal dilakukan adalah membangun bidang pertanian setelah itu berbicara industri, dan lain sebagainya. Dibidang pembangunan ekonomi dan pertanian adalah menurunkan tingkat inflasi dari 650% menjadi 12% dalam beberapa tahun pertama kepemimpinannya. Selain itu, dia juga punya andil besar dalam pembangunan irigasi pertanian yang tersebar diseluruh wilayah nusantara, yang sampai saat ini belum ada presiden yang mampu membangun sejumlah irigasi pertanian itu

Soeharto hidup dalam jaman otoriter dan tangan besi. Mungkin saja pola pemerintah tersebut tidak salah pada jamannya. Karena saat itu Indonesia masih dalam kondisi persatuan, kesatuan dan keamanannya masih sangat buruk. Begitu juga tingkat pendidikan dan perekonomian rakyat masih belum tinggi. Dengan pemerintahan yang otoriter dan tidak demokratis itu Soeharto bisa membangun bangsa ini dengan lebih cepat dan lebih baik.

Bukan hanya itu, di era kebebasan pers masih terbelenggu Soeharto adalah sosok pimpinan yang tidak pernah salah dan selalu benar. Karena, tidak ada seorang wartawanpun yang berani menulis kelemahan Soeharto. Kalaupun berani langsung di”petrus”kan atau masuk bui dengan tuduhan subversif. jadi saat itu Soeharto adalah seorang dewa yang tanpa cacat sedikitpun.

Situasi dan kondisi saat itu juga saat aman karena media masa dapat dikendalikan dalam mengolah berita. Setiap ada berita suara jarum jatuh yang dapat membuat ketidakstabilan bangsa ini maka langsung diredam. Sehingga saat itu suasana terekam dalam otak masyarakat dalam keadaan aman. Padahal saat itu juga banyak kerusuhan, korupsi, pemberontakan, dan berbagai tindak kriminal lainnya

2. Ir. Soekarno

Dr.(HC) Ir. Soekarno adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966.Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila.Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial, yang isinya – berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan Darat – menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan.Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen.Setelah pertanggung jawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967, Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS pada tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia

3. Jend. TNI (Purn.) Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono

Jend. TNI (Purn.) Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono adalah Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober 2004. Ia, bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, terpilih dalam Pemilu Presiden 2004. Ia berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan kembali memenangkan Pemilu Presiden 2009, kali ini bersama Wakil Presiden Boediono. Sehingga, sejak era reformasi dimulai, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua.

SBY lahir di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949 dari anak pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah. Dari silsilah ayahnya dapat dilacak hingga Pakubuwana serta memiliki hubungan dengan trah Hamengkubuwana II. Seperti ayahnya, ia pun berkecimpung di dunia kemiliteran. Selain tinggal di kediaman keluarga di Bogor (Jawa Barat), SBY juga tinggal di Istana Merdeka, Jakarta. Susilo Bambang Yudhoyono menikah dengan Kristiani Herawati yang adalah anak perempuan ketiga Jenderal (Purnawirawan) Sarwo Edhi Wibowo (alm). Komandan militer Jenderal Sarwo Edhi Wibowo turut membantu menumpas PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tahun 1965.

4. Bacharuddin Jusuf Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Jabatannya digantikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999. Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.

Pada 1955-1965 ia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar diplom ingineur pada 1960 dan gelar doktor ingineur pada 1965 dengan predikat summa cum laude. Habibie pernah bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman, sehingga mencapai puncak karier sebagai seorang wakil presiden bidang teknologi. Pada tahun 1973, ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Suharto.

Ia kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998. Sebelum menjabat Presiden (21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999), B.J. Habibie adalah Wakil Presiden (14 Maret 1998 – 21 Mei 1998) dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto. Ia diangkat menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), pada masa jabatannya sebagai menteri.

5. Kiai Haji Abdurrahman Wahid

Kiai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Penyelenggaraan pemerintahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abdurrahman Wahid dimulai pada 20 Oktober 1999 dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Abdurrahman Wahid lahir pada hari ke-4 dan bulan ke-8 kalender Islam tahun 1940 di Denanyar Jombang, Jawa Timur dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Terdapat kepercayaan bahwa ia lahir tanggal 4 Agustus, namun kalender yang digunakan untuk menandai hari kelahirannya adalah kalender Islam yang berarti ia lahir pada 4 Sya’ban, sama dengan 7 September 1940. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. “Addakhil” berarti “Sang Penakluk”.Kata “Addakhil” tidak cukup dikenal dan diganti nama “Wahid”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. “Gus” adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati “abang” atau “mas“. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Wahid lahir dalam keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah K.H. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan[3]. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Saudaranya adalah Salahuddin Wahid dan Lily Wahid. Ia menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat putri: Alisa, Yenny, Anita, dan Inayah.

6. Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri atau umum dikenal sebagai Mega adalah Presiden Indonesia yang kelima yang menjabat sejak 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004. Ia merupakan presiden wanita Indonesia pertama dan anak presiden Indonesia pertama yang mengikuti jejak ayahnya menjadi presiden. Pada 20 September 2004, ia kalah oleh Susilo Bambang Yudhoyono dalam tahap kedua pemilu presiden 2004. Ia menjadi presiden setelah MPR mengadakan Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Sidang Istimewa MPR diadakan dalam menanggapi langkah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membekukan lembaga MPR/DPR dan Partai Golkar. Ia dilantik pada 23 Juli 2001. Sebelumnya dari tahun 1999-2001, ia menjabat Wakil Presiden di bawah Gus Dur. Megawati juga merupakan ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak memisahkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia pada tahun 1999.

Megawati adalah anak kedua Presiden Soekarno yang telah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ibunya Fatmawati kelahiran Bengkulu di mana Sukarno dahulu diasingkan pada masa penjajahan belanda. Megawati dibesarkan dalam suasana kemewahan di Istana Merdeka. Dia pernah menuntut ilmu di Universitas Padjadjaran di Bandung (tidak sampai lulus) dalam bidang pertanian, selain juga pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (tetapi tidak sampai lulus). Karier politik Mega yang penuh liku seakan sejalan dengan garis kehidupan rumah tangganya yang pernah mengalami kegagalan. Suami pertamanya, seorang pilot AURI, tewas dalam kecelakaan pesawat di laut sekitar Biak, Irian Jaya. Waktu itu usia Mega masih awal dua puluhan dengan dua anak yang masih kecil. Namun, ia menjalin kasih kembali dengan seorang pria asal Mesir, tetapi pernikahannya tak berlangsung lama. Kebahagiaan dan kedamaian hidup rumah tangganya baru dirasakan setelah ia menikah dengan Moh. Taufiq Kiemas, rekannya sesama aktivis di GMNI dulu, yang juga menjadi salah seorang penggerak PDIP.

 

 

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Presiden BJ Habibie, Presiden Gus Dur, Presiden Indonesia, Presiden Manca Negara, Presiden Masa Depan, Presiden Megawati, Presiden Soeharto, Presiden Soekarno, SBY My President | Tag | Meninggalkan komentar

Perjalanan Pendidikan Presiden Megawati Soekarnowati

Perjalanan Pendidikan Presiden Megawati Soekarnowati

Megawati Soekarnoputri atau umum dikenal sebagai Mega adalah Presiden Indonesia yang kelima yang menjabat sejak 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004. Ia merupakan presiden wanita Indonesia pertama dan anak presiden Indonesia pertama yang mengikuti jejak ayahnya menjadi presiden. Pada 20 September 2004, ia kalah oleh Susilo Bambang Yudhoyono dalam tahap kedua pemilu presiden 2004. Ia menjadi presiden setelah MPR mengadakan Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Sidang Istimewa MPR diadakan dalam menanggapi langkah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membekukan lembaga MPR/DPR dan Partai Golkar. Ia dilantik pada 23 Juli 2001. Sebelumnya dari tahun 1999-2001, ia menjabat Wakil Presiden di bawah Gus Dur. Megawati juga merupakan ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak memisahkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia pada tahun 1999.

Perjalanan Pendidikan Presiden Megawati Soekarnowati

  1. SD Perguruan Cikini Jakarta, (1954-1959)
  2. SLTP Perguruan Cikini Jakarta, (1960-1962)
  3. SLTA Perguruan Cikini Jakarta, (1963-1965)
  4. Fakultas Pertanian UNPAD Bandung (1965-1967), (tidak selesai)
  5. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972), (tidak selesai)

sumber: wikipedia

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Dipublikasi di Presiden Megawati | Tag | Meninggalkan komentar